Senin, 09 April 2012

K A MU

kamu tau?
dalam keadaan seperti ini, dimana kamu disibukan dengan semua urusanmu yang secara perlahan-lahan menghapus rasamu kepadaku.
dalam keadaan itu aku merasa sangat tenggelam dalam kesedihan.
disaat itu, aku membuka semua memori tentang kita, melihat kembali seberapa dalam perasaan yang dulu kamu titipkan kepada ku.
kamupun tidak pernah tau seberapa aku merasa kehilangan.
merasa ada yang hilang entah kemana..
kamu tau?
apa yang telah kamu tumbuhkan di hatiku ini selalu berkembang, selalu terus tumbuh meski tak ada lagi engkau yang merawatnya...

Kamis, 08 Desember 2011

Kala

harus kau ketahui aku disini
menatap langit bernafaskan angin sore hari
namun tak perlu kau ketahui bahwa aku merindu-
Tuhan, mengapa Matahari Mu begitu terik?
mengapa terik itu membuat ku terus bertahan dalam kegersangan?
dikala hujan datangpun, Matahari Mu mampu mebuat pelangi dalam hati
lalu mengapa langkah kakiku terasa sulit
sulit sekali....
mengapa aku tidak bisa terus menatap bahkan berada di dekapnya?
sepanas apa sinar Matahari Mu?
hingga terlalu banyak kesulitan yang aku miliki...

Kamis, 24 November 2011

sesungguhnya, itu Matahari

hari ini aku berfikir keras.
berfikir tentang bayangan semu dalam hari-hariku.
fikirku melayang dan kemudian hilang, sejenak. dan kembali lagi.
aku melihat bintang di pekatnya gelap malam, bintang yang bersinar indah di hamparan langit yang tanpa batas itu....
aku sangat menyukainya.
oh bintangku.....
namun tak lama, bintang itu hilang...
sinarnya redup, semakin redup dan akhirnya hilang termakan fajar.
keesokan nya, bintang itu muncul kembali.
ia bersinar terang, namun seketika ia redup kembali termakan fajar.
aku melihat cahaya oranye saat fajar tiba, cahaya yang telah mengalahkan cahaya bintang malamku.
aku berfikir, berfikir keras dengan apa yang ku lihat.
ternyata dia adalah matahari, yang telah menghapus sinar bintang itu.
oh....
menyedihkan bintangku hilang di siang hari....
aku terus berfikir, mengapa bintangku hilang?
yah, akhirnya fikir ku mendapat jawabnya.
bintangku tidaklah pernah bersinar, tidak pernah.
ia hanya menipu ku dengan cahaya nya yang hanya sementara.
ia menipu ku dengan kilaunya yang fana.
karena cahaya yang sesungguhnya adalah dari matahari itu.
matahari itu yang terus bersianar sepanjang hari, meski saat malam tiba matahari itu tidak terlihat, namun sesungguhnya ia memiliki sinar untuk semua bintang yang menipu itu.
aku berfikir, dan kini aku merasa bahwa matahari itu sangat indah dan tak mau aku untuk melepasnya.
yah, aku baru saja melihat matahari itu namun aku sudah menyukai sinarnya.
sinarnya yang tulus untuk terus menyinari hari-hari ku.

Selasa, 22 November 2011

Angin 22 November

tuhan...
angin sejuk itu kini telah berganti usia...
angin sejuk itu kini telah menjadi similir angin yang baru, dengan kelembutan dan sejukan yang lain.
tuhan...
aku kini telah berada di atas, terbang bersama angin itu...
entah kemana, angin itu terus terbang membawaku jauh kedalam hari-harinya.
tuhan...
hari ini usia baru bagi nya, maka buatlah ia mengudara di langit mu yang tanpa batas itu.
buatlah iya terbang bersama semua mimpi-mimpi nya dan jangalah kau menjatuhkanya.

tuhan...

aku disini, yah. tetap disini.
di tanah mu yang berbeda dengan langit mu...
maka biarlah aku tetap di bawah, jangan kau biarkan aku tetap mengudara bersama dengan angin itu.

karena aku terlalu takut dengan ketinggianya Tuhan, aku takut dia melepasku dari atas sana...
maka biarlah aku di bawah sini, memandang ia yang sedang mengudara...
merasakan kesejukan angin itu di bawah langit mu...
dan saat angin itu redup dan jatuh, maka aku lah yang siap untuk pertama menemaninya di bawah sini...

semoga di hari ini, Engkau memberikan semua hal yang baik untuk angin penghapus awan hitam itu.... Amin