Selasa, 12 Juni 2012

N.I.A

kakak..
aku tak sanggup bila harus terus menangis
mengingat semua rekam tentang kisah kita

singkat...

kosong tanpa melodi indah sebuah ikatan..
andai aku tersadar saat kau masih di dekatku
tak akan ku tukar lara ku dengan apapun

ikatan ini...
seperti tidak berarti, sadarkah kau jika aku seperti orang bodoh?
tentu kita tahu kak, ikatan ini takan pernah terputus...
Tuhan terlalu cinta, dan menyuratkan nya untuk kita.

tangispun tiada guna lagi
kau pergi dan tiada kembali
menyisakan sedikit kenangan manis di jiwa...

andai dahulu kita berbahagia,
pasti hari ini takan ada sesal yang begitu mendalam.

surat untuk Muziek

tanggal penulisan surat tdk di ketahui.
dari : Nia (des 90- agustus 08)


kawan...
waktu kini mulai mengejar jasad ku.
tergelincir dalam kefanaan yang merobek-robek tubuh ini
mengikat pekat dengan belenggu
mencekik dan menewaskan..


kawan...
waktu ini tak lagi panjang
seperti kenangan yang siap menghilang
membawa kehampaan dalam hati
seakan maut siap menikam..


kawan...
genggamlah tangan ku
eratkan lah pegangan mu..
karna aku tak ingin pergi secepat ini
meski takdir yang memaksa ku


namun... keheningan jiwa kerap datang
memberiku sebuah ragu yang tak sirna
mencerca hati, mengucilkan nurani
namun kawan menguatkan ku


seperti raga ini yang mulai rapuk
sampai aku kadang putus asa
rasanya tak adil jika aku seperti ini
ketakutan melemahkan ku...


cegahlah aku tuk pergi sobat
seperti kau cegah ibu mu untuk meninggalkan kamu
kenangan masa ku tak lagi sirna
seperti angin yang tak berdingin....

Kamis, 07 Juni 2012

wanita dan kaktus

aku adalah kaktus liar..
berdiri tegar saat terik matahari menggalakkan padang pasir.
aku bisa berdiri tegar meski matahari terus menghujam duri-duri yang kesakitan...

aku kaktus, yang berduri, bisa menyakiti........
namun aku takkan kuasa saat laut menumpahkan airnya, menghujam batang tubuhku....

Kamis, 17 Mei 2012

kaktus

aku ingin seperti kaktus, meskipun berduri ia tetap bisa hidup dalam keadaan yang gersang...
aku ingin seperti kaktus, yang mengalahkan matahari yang selalu menyombongkan teriknya...
aku ingin seperti kaktus, yang hidup lama meski tak ada kesejukan di sekitarnya...
bukan kah kaktus indah? ia selalu bisa menumbuhkan bunga, bukan kah itu indah?
mekar diantara duri yang tajam...

aku mengutipnya dari sebuah film, ini sangat berkesan...
"Aku menggap mu malaikat ku, namun, Kenapa malaikat memilih-milih orang?
Kenapa malaikat hanya memilih org yang cantik dan baik hati?
Tak bisakah malaikat melindungi kaktus?
Karena pohon berduri tak akan bisa menyembunyikan durinya, sekalipun ia tau bahwa duri itu akan menyakiti org lain.
Dan meskipun berduri, tetaplah ada burung yg mendekati kaktus itu. Jadi, bisakah engkau melindungi aku yang seperti kaktus?"

untuk Adam

dahulu, nabi Adam harus bersabar ketika Allah menciptakan ia seorang diri dalam kehidupan..
sampai akhirnya Siti Hawa di ciptakan-Nya dari tulang rusuk Adam...
dahulu, anak nabi Adam yaitu Khobil dan Habil harus berkelahi dan salah 1 nya terbunuh karena memperebutkan pasangan nya..
padahal pembunuhan itu sangat Engkau benci dan mengapa itu dilakukan oleh anak Adam?

mengapa semua begitu rumit karena perintah-Mu untuk mengasihi dari janis kami sendiri?
adakah rahasia Mu yang belum Engkau beritahukan kepada kami?
kini Muhammad SAW telah wafat, adakah yang bisa menjelaskan nya lebih hebat selain Muhammad?

ataukah ini terus menjadi misteri Mu agar kami berfikir atas Kebesaran-Mu?

darimana cucu Adam bisa mengetahui dimana tulang rusuknya? dan bagaimana cucu Adam bisa mengetahui mengapa mereka berpisah (cerai) dari tulang rusuk nya?

sungguh, tak ada anak cucu Adam menginginkan untuk bercerai apalagi saling membenci, lalu mengapa Engkau persatukan kami yang kelak akan bercerai?

Engkau yang mengetahui apa yang ada dalam diri kami, mengetahui dan menguasai hati kami...
hanya, kami ingin 1 kedamaian ketika tulang rusuk ini bersatu..
jangan engkau satukan kami jika kelak kami harus saling membenci, dan jangan satukan kami jika kelak kami harus bercerai (terputus dari akad)...

karena tulang rusuk itu sulit untuk Adam luruskan ketika ia berbengkok... dan janganlah Adam memaksa nya untuk lurus karena akan sakit dan bisa patah...

hanya-Dia yang bisa meluruskan, maka diri ini berharap dan berdoa, agar kelak Adam-ku bisa bersabar menghadapi rusuknya yang ada dalam diriku... Amin ya Rabb